Istilah-Istilah dalam Dunia Drone yang perlu diketahui Pemula

Istilah-Istilah dalam Dunia Drone yang perlu diketahui Pemula



Sebagai Pemula memang berat, serba tidak tahu. Sebagai pemula, kamu harus banyak belajar. Saat kamu memutuskan untuk belajar Drone maka kamu harus mempersiapkan diri juga untuk mempelajari lebih dalam mengenai Drone. Ini termasuk mengenal istilah-istilah yang terdapat dalam Drone.

Istilah-istilah dalam Dunia Drone yang perlu diketahui Pemula lumayan banyak ya gan. Tapi tidak perlu khawatir kami akan ulas istilah-istilah tersebut di bawah ini. Semoga bisa membantu agan-agan yang baru belajar menerbangkan Drone.



Baca Juga:

Istilah dalam Dunia Drone yang perlu diketahui Pemula


ALTITUDE Hold : Mode drone untuk mengunci ketinggian drone. pergerakan ke depan-mundur atau ke kanan-kiri masih bisa dilakukan. Drone akan terlihat mengambang (hover) di udara.

AUTO TAKE OFF & LANDING  : Drone bisa diterbangkan secara langsung hanya dengan memencet tombol take off/landing dan drone akan take off secara automatic begitu pula dengan landingnya.

CALIBRASI COMPAS : Prosedur untuk safety setiap drone  dengan tujuan untuk mendapatkan posisi yang benar sehingga drone bisa menyamakan pergerakan dari RC dan menjalankan perintah dengan benar seperti perintah RTH dll

CAMERA : Kamera yang dipakai untuk menampilkan image yang dipakai untuk melihat, memotret, recording video.

ESC ( Electronic Speed Controller ) : Alat pengatur kecepatan drone.

FC (Flight controller ) : Pengontrol dari drone untuk bisa bergerak sesuai dengan perintah.

FPV ( First Person View ) : Sudut pandang orang pertama merupakan pandangan dari pilot. Fitur ini seolah memperlihatkan pengguna sebagai pilot yang bisa melihat langsung dari kokpit pesawat.

GIMBAL : Alat untuk menempatkan kamera yang berfungsi untuk membuat hasil kamera lebih stabil.

GPS : Global Positioning System merupakan sistem navigasi berbasis satelit yang dikembangkan oleh Departemen Pertahanan Amerika, Jumlahnya sudah ribuan dan tergantung dari kegunaan masing masing dari satelit tesebut , secara singkat GPS ini dipakai untuk menunjukan posisi dari alat yang kita pakai

GLONAS : Global Navigation Satellite System (GLONASS) adalah sistem navigasi satelit yang dioperasikan dan digunakan oleh Rusia. Pada dasarnya GPS dan GLONAS sama sebagai alat navigasi atau pendeteksi posisi.

HOVERING : posisi drone dalam keadaan melayang diudara yang biasa dipakai untuk checking drone.

IMU : An inertial measurement unit adalah alat pengukur dan penginformasi tetang kekuatan medan magnet mengatur posisi drone agar stabil. Di dalam IMU berisi accelerometers dan gyroscopes . IMU ini merupakan komponen utama dari drone.


LANDING PAD : landasan buat drone untuk terbang (take off/landing) seperti landasan helicopter tetapi bentuknya kecil.

LANDING SKID : kaki drone yang dipakai untuk melakukan pendaratan, bentuknya bermacam macam dan terkadang bisa digerakan naik dan turun sesuai kebutuhan


MULTIROTOR : rotor/ atau dinamo pengerak dari motor yang jumlahnya multi atau lebih dari satu yang biasa dipakai untuk mengerakan drone.


PILOT DRONE : Orang yang mengendalikan drone.

PROPELLER : baling baling yang dipakai untuk memberikan daya angkat pada drone.

QUADCOPTER : Pesawat drone yang memiliki 4 buah propeller.

Remote Control (RC) : Alat yang dipakai untuk menggerakan drone dari jarak jauh. RC ini dapat dipasangkan smartpone, tablet atau monitor yang dipakai untuk visualisasi dari drone itu sendiri dan memantau pergerakannya dari jarak jauh.

ROLL  : gerakan drone untuk kekanan atau kekiri pergerakannya. 

ROTOR : dinamo pengerak dari propeller dan jumlahnya tergantung dari jenis drone itu sendiri, besaran rotornya juga tergantung dari besar kecilnya drone.

RTF (Ready to fly) : posisi dimana drone sudah siap untuk diterbangkan

RTH (Return to Home) : Mode/fitur di drone yang memungkinkan drone kembali ke pangkalan atau HOME.

SAFETY PROSEDUR : prosedur aman yang harus dilakukan sewaktu menerbangkan drone.

SHOCK ABSORBER :  peredam getaran yang dipakai di drone untuk membantu memberikan keseimbagan camera sehingga tetap lurus dan stabil.  Tidak semua drone memiliki  ini tetapi di gimbal sudah ada fungsi ini.

THROTTLE :   Pengendali dari motor/rotor dari drone. Bisa juga disebut stik.

THROTLLE DOWN : Drone diarahkan ke bawah.

THROTLLE UP : Drone diarahkan ke atas.

TRANSMITTER : Nama lain untuk Remote Control.

TRIM : tombol yang dipakai untuk menyeimbangkan dan menjaga kestabilan drone.

SATELIT : Jumlah satelit yang terlihat pada device pengontrol.  Jumlahnya menunjukan berapa satelit yang melakukan kuncian pada drone.

UAV (Unmanned Aerial Vehicle) : pesawat yang diterbangkan tanpa awak atau unmanned.

VPS (Vision positioning system) : sistem sensor untuk mengukur ketinggian atau posisi dari drone.

Semoga artikel ini bisa membantu para pilot-pilot pemula ya. Jika Glozovers ada koreksi dan kritik (positif) dengan artikel ini silahkan berkomentar di bawah.

Rekomendasi Bacaan:

Terima kasih sudah membaca artikel Glozaria. Masih banyak artikel menarik lainnya. Selamat menjelajah di Glozaria. Jangan lupa subscribe/berlangganan, terima kasih.

Show Disqus Comment Hide comment

Disqus Comments

Notification


Welsome to our Site....