Depositphotos

5+ Skill yang Tidak Tergantikan Teknologi Meskipun oleh Robot

{tocify} $title={Table of Contents}

Kemajuan teknologi merupakan sesuatu yang tidak bisa dibendung. Kita sebagai manusia harus sigap menyikapi terciptanya inovasi baru. Contoh nyatanya adalah Artificial intelegence. Kecerdasan yang disinyalir bisa mengerjakan sesuatu layaknya manusia ini sudah mulai diaplikasikan dalam berbagai industri. Misalnya di dunia perbankan, teknologi ini mulai digunakan untuk mencatat transaksi secara otomatis.

Buntutnya, tenaga manusia yang sebelumnya dibutuhkan kini mulai terpinggirkan akibat kemajuan teknologi. Oleh sebab itu kita harus bisa bersaing dengan cara mempelajari Skill-skill yang tidak bisa digantikan oleh teknologi.

Skill yang Tidak Tergantikan Teknologi Meskipun oleh Robot

5+ Skill yang Tidak Tergantikan Teknologi Meskipun oleh Robot

Berikut ini kami jabarkan skill-skill yang tidak bisa diganti oleh robot.

Empati


Empati kemampuan untuk memahami dan ikut merasakan apa yang terjadi dengan orang lain. Empati adalah sebuah skill yang hanya dimiliki manusia.

Seorang Ilmuwan terkemuka bernama Michael Page pernah berujar :

"Secanggih apapun kecerdasan buatan tercipta tidak akan bisa mempelajari bagaimana manusia berempati

Robot memang handal dalam masalah logis dan kecepatan karena mereka disusun berdasar algoritma. tapi tidak akan bisa bekerja dengan hal berkaitan emosi.

Dengan skill empati manusia tetap bisa bekerja sebagai guru, konselor, dan penceramah.

Kreativitas


Manusia tetap bisa bersaing di era digital ini dengan meningkatkan skill kreativitas. Skill ini mendorong manusia berpikir dan menciptakan inovasi baru yang berdampak secara luas. Kemampuan ini tidak bisa digantikan robot karena cara kerja mereka terbatas. Mekanisme yang dalam articial intelegensi tidak bisa menyampaikan kemampuan otak manusia.

Orang yang punya kreativitas tinggi punya chance besar diterima industri, karena mereka punya alur out of the box. Pekerjaan-pekerjaan seperti desainer grafis, pembuat film, dan penulis , sangat membutuhkan orang yang memiliki modal skill ini.

Manajemen Teknologi


Skill Manajemen Teknologi akan semakin banyak dibutuhkan selama teknologi baru terus berkembangnya. Skill ini berbicara tentang bagaimana memahami cara kerja dan pengoperasian sebuah teknologi. Tentunya skill ini hanya bisa dipelajari manusia. Manusia punya tanggung jawab sebagai operator sebuah alat untuk mencapai tujuan.

Ilmu manajemen teknologi bisa didapatkan melalui jalur perkuliahan, kursus dan internet. Skill direkomendasikan dipelajari oleh fresh graduate karena perusahaan besar pasti menaruh nilai plus terhadap orang yang menguasainya.

Komunikasi


Skill komunikasi berfokus tentang cara menyampaikan ide, informasi, fakta hingga pandangan terhadap orang lain. Komunitas yang paling dasar adalah bicara namun dalam artian lebih luas komunikasi diharapkan menciptakan chemistry antar individu. 

Alasan kenapa komunikasi robot tidak akan bisa selevel manusia dikarenakan skenario yang terjadi didalamnya sangat kompleks. Cara berkomunikasi manusia bisa berubah-ubah. Robot juga tidak memiliki emosi untuk merespon interaksi manusia.

Skill komunikasi diperlukan untuk orang-orang yang akan berprofesi sebagai Juru bicara, presenter, guru dan lainnya. 

Penilaian


Robot tidak memiliki kemampuan untuk mengambil keputusan dalam variabel-variebel rumit. Mungkin robot bisa memilih jawaban benar misalnya bila diberikan instruksi mengurutkan angka dari kecil ke besar karena mereka sudah diberikan formulasi rumus dalam sistem algoritmanya. Tapi kehidupan tidak sesederhana itu. Maka dari itu skill penilaian adalah hal wajib yang harus dikuasai manusia, karena tidak akan diganti teknologi.

Orang yang memiliki skill penilaian yang bagus tidak akan gegabah mengambil keputusan. Mereka akan berpikir secara luas mempertimbangkan berbagai hal hingga mencapai titik konklusi. 

Profesi-profesi seperti Hakim, Jaksa, dan Pemimpin membutuhkan kemampuan penilaian karena mereka harus bisa menjadi " Si Pembuat Keputusan". 

Membuat Strategi


Salah satu kelemahan teknologi dalam industri adalah tidak bisa membuat strategi. Teknologi memang cepat dan pintar bahkan angka produktifitasnya bisa melebihi manusia. Hal ini terjadi karena cara kerja teknologi sudah diprogram. Manusialah yang membuat perintah dalam bentuk algoritma. Robot akan selalu pintar dengan hal-hal yang teratur namun tidak dengan sesuatu yang baru. Dan membuat strategi tidak termasuk dalam kekuatannya.

Manusia bisa membuat strategi dengan mengamati, menyusun variabel dan melakukan percobaan. Robot tidak punya kuasa melakukan hal demikian ini. Skill ini akan diaplikasi pada profesi seperti Pelatih, Militer, CEO perusahaan hingga presiden.

Dengan mempelajari Skill-skill diatas, kita tidak akan tertinggal meski berada di era teknologi.

Sumber:
Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay Gambar oleh StockSnap dari Pixabay Gambar oleh Monika Grafik dari Pixabay Gambar oleh PIRO4D dari Pixabay Gambar oleh WikiImages dari Pixabay Gambar oleh Computerizer dari Pixabay

Penulis : Habib Kurniawan
Editor : Saria Bakti
Dipublikasikan oleh : Saria Bakti
Saria Bakti

Seorang Blogger sejak 2015. Senang berbagi informasi yang dapat meningkatkan Imunitas Tubuh.

Posting Komentar (0)
Lebih baru Lebih lama
Depositphotos